Rabu, 25 Maret 2015

Hujan dan Engkau (Yang Entah Siapa)

Dalam renungku masih jua membayang hujan rinai penyaput kemarau lalu. Entah bahagia atau duka yang di bawanya. Tak tahu!
Hanya saja jalanan basah yang kutapaki ini masih di teduhkan payung yang sempat juga menaungi lelah yang terdahulu. Dan masih, meneduhkan sendiriku.
Ah, sendiri! Sesepi apakah kiranya sunyi?
Dalam gumam do'aku selalu saja ada yang berbisik minta di semogakan, namun entah siapa. Entah bagaimana wujudnya, entah bagaimana rupanya, entah bagaimana suaranya.
Tak tahu!

Masih tak tahu.

Pada Adam (Padam)

Sendu,
Kelabu mengharu
Termanggu, memangku ragu
Tergugu, mereguk rindu


Segurat,
Kemelut langit pucat
Mengharap dalam ratap
Perkara rona yang di lahap pekat
Lenyap dalam gelap

Seberkas,
Asa dan mimpi menjalin laras
Menghalau sesal hingga lunas
Perkara hati yang mengharap balas
Belum lagi tuntas

(Gerimis, 2015)
 

Pieces, Stories and Me Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang