Dalam renungku masih jua membayang hujan rinai penyaput kemarau lalu. Entah bahagia atau duka yang di bawanya. Tak tahu!
Hanya saja jalanan basah yang kutapaki ini masih di teduhkan payung yang sempat juga menaungi lelah yang terdahulu. Dan masih, meneduhkan sendiriku.
Ah, sendiri! Sesepi apakah kiranya sunyi?
Dalam gumam do'aku selalu saja ada yang berbisik minta di semogakan, namun entah siapa. Entah bagaimana wujudnya, entah bagaimana rupanya, entah bagaimana suaranya.
Tak tahu!
Masih tak tahu.
Hanya saja jalanan basah yang kutapaki ini masih di teduhkan payung yang sempat juga menaungi lelah yang terdahulu. Dan masih, meneduhkan sendiriku.
Ah, sendiri! Sesepi apakah kiranya sunyi?
Dalam gumam do'aku selalu saja ada yang berbisik minta di semogakan, namun entah siapa. Entah bagaimana wujudnya, entah bagaimana rupanya, entah bagaimana suaranya.
Tak tahu!
Masih tak tahu.