Senin, 13 Maret 2017

Aih, Ibu

00:15 lewat tengah malam. Tiba-tiba handphoneku bergetar. Ada yang telfon.

"Halo!"
"Sudah tidur kak?" (Suara ibu)

Langsung duduk. "Sudah bu, kebangun kakak. Ibu kenapa? Ada apa?" (Panik)

Ibu ketawa. "Dak apa-apa. Ibu dak bisa tidur. Mau gangguin kakak."

"Hufft! Kakak kira ada yang sakit. Tumben Ibu dak ngantuk?"

"Tadi ketiduran abis Isya, eh dak mau tidur lagi".

Akhirnya obrolan panjang lebar, bahas mulai menu makan malam hari ini sampai rencana buat nyicil tempat tidur sama lemari (dengan hashtag #rencanapernikahan)

02:20 lebih dari dua jam, handphone nggak lepas dari tangan. Ambil handphone satu lagi Iseng-iseng buka WA. Eh ada yang online.

.... mengetik...

"Kok belum tidur, udah setengah 3."

"Hehe. Tadi udah tidur, kebangun, Ibu telfon."

"Ada apa? Ada yang sakit?" (Panik sesi kedua)

"Engga, Ibu katanya dak bisa tidur."

"Haih, kirain ada apa-apa."

(Senyum sendiri, at least gaya panik kita sama. Eaakk)

"Masih telfonan?"

"Masih."

"Udah dari kapan?"

"Jam 12an"

"Haha! Udah kaya orang pacaran."

"Haha! Paan sikk." (Literally ngetik sambil ketawa)

(Masih ada Ibu di telfon)

"Ketawa kenapa kak?"

"Dak ada bu, ini ada temen di WA chat."

"Siapa? Temen yang 'kemaren' (Ibu kepo)

"Ho'oh temen kakak."

"Oh bilang apa?"

"Nanya kok belum tidur".

"Trus bilang apa kakak?"

"Lagi telfonan sama Ibu."

(Ibu ketawa-renyah sekali macam kerupuk udang yang biasa ia beli)

"Trus bilang apa lagi?"

"Katanya kaya orang pacaran telfonan jam segini sama Ibu".

"Haha! Bilang Ibu kangennya kadang dak kenal jam gitu".

(Ketawa bareng)

Aih, Ibu..
 

Pieces, Stories and Me Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang