Senin, 29 Agustus 2016

Semisal II

Kau musim yang telah lama tiada, hadir kembali serta merta membawaku jatuh pada cinta. Cinta yang menjadikan kita segala..

(Bogor, August '16)

Semisal I

Kau seumpama semi bunga sebelum gugurnya. Sebagai pendar bulan sebelum redupnya. Sesuatu yang ada dalam segala semesta sebelum menjelma tiadanya.

(Bogor, August 2016)

Hilang

Lebih jauh bayangmu kuhalau kutepis, lebih pekat pula ia membayang menghujam memenjarakan. Penjara pada sepi hati yang separuhnya hampir mati..

(JGC, August 2016)

Surat Cinta

Surat cintamu Desember lalu hilang dalam perjalanan si tukang pos entah terjatuh dimana. Sedang aku mati rindu menantimu. Lalu semusim berikutnya kau hadir tiba-tiba, menusuk belati tepat di dada kiriku, cintamu beku begitupun hadirmu. Kau berlalu..

(Depok, August 2016)

#random Rindu II

#random
Pada robek luka yang sama kita mengeja, merapal meramu waktu biar hadir penawarnya. Agar tak lagi perih, tak lagi sakit.
Pada dingin sepi yang sama kita berlari, kadang jatuh lalu berdiri lagi biar bertemu suka citanya. Agar tak lagi sendiri, tak lagi serasa mati.
Dan pada jerit rindu yang sama kita bersuara, tertatih-tatih dengan asa dalam genggam biar ia bersua. Agar bertemu muara, bertemu penyempurnanya.
...
Ah rindu
Alun lalu dan semu yg tengah ada di hadapku, menghadirkan getar serupa yang sama sekali berbeda geloranya..


Bogor, Agustus 2016
 

Pieces, Stories and Me Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang