Bukan samudra, bukan!
Sebab aku tidak tenggelam.
Hanya kuyup,
kalut,
gugup dalam dekap detak jantung yang berdegup-degup.
Sebab ada rintik.
Seperti mendikte gores ujung penaku pada kertas putih berlapis-lapis,
terbungkam balut bisu kelam yang di serobot awan hitam.
Bukan!
Bukan gelombang!
Hanya rayuan angin,
tanpa buih,
tanpa bisik pasir
Tapi sempat menghalau jejak,
pada tapak
pada pekat bias di otak..
Bukan!
Bukan itu!
Bukan lalu lalang kenangan pada lubuk fikir,
Hanya luruh hujan yang padanya tentangmu perlahan terusir.
Iya,!
Hanya hujan..
18 Oct 2015
Sebab aku tidak tenggelam.
Hanya kuyup,
kalut,
gugup dalam dekap detak jantung yang berdegup-degup.
Sebab ada rintik.
Seperti mendikte gores ujung penaku pada kertas putih berlapis-lapis,
terbungkam balut bisu kelam yang di serobot awan hitam.
Bukan!
Bukan gelombang!
Hanya rayuan angin,
tanpa buih,
tanpa bisik pasir
Tapi sempat menghalau jejak,
pada tapak
pada pekat bias di otak..
Bukan!
Bukan itu!
Bukan lalu lalang kenangan pada lubuk fikir,
Hanya luruh hujan yang padanya tentangmu perlahan terusir.
Iya,!
Hanya hujan..
18 Oct 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar