Satu-satunya yang kupahami, setidaknya saat ini adalah bahwa hal pertama yang akan terjadi ketika mulai menerima seseorang (pasangan) adalah harus (entah kenapa harus) membuka diri, lalu tak lama mulai bergantung dengan sendirinya, lalu segala sesuatunya seperti terbiasa, lupa akan masalah bahwa kemungkinan kecewanya, tak peduli seberapa persennya, akan selalu ada.
Seperti menjawab teki-teki yang kucipatakan sendiri, tidak lagi ada rasa baru ketika yang hadir justru menawarkan cerita yang sama. Persis sama, hanya beda tokoh dan latarnya saja. Ya tuhan, tidak adakah cerita lain yang barangkali bisa kita tulis bersama selain gumam rayu, ungkap tak tercerna akal sehat serta lagu picisan dengan kadar bikin 'enek' yang sama?? Ayolah..
Dan 'kembali bermula' seperti masih sekian tapak lagi jauhnya dari jangkau deret aksara yang telah kupersiapkan adanya..
Sekian kenyataan lain pula untuk nyatanya..
Padang-28th 2016
Seperti menjawab teki-teki yang kucipatakan sendiri, tidak lagi ada rasa baru ketika yang hadir justru menawarkan cerita yang sama. Persis sama, hanya beda tokoh dan latarnya saja. Ya tuhan, tidak adakah cerita lain yang barangkali bisa kita tulis bersama selain gumam rayu, ungkap tak tercerna akal sehat serta lagu picisan dengan kadar bikin 'enek' yang sama?? Ayolah..
Dan 'kembali bermula' seperti masih sekian tapak lagi jauhnya dari jangkau deret aksara yang telah kupersiapkan adanya..
Sekian kenyataan lain pula untuk nyatanya..
Padang-28th 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar